Tugas
Pertemuan 1
Nama : Era Lovi Setyowati
Kelas : 1PA19
NPM : 13514588
A.
Definisi
konseptual kreativitas
Definisi konsep menurut Arifin Abdurachman
adalah suatu pemikiran umum mengenai suatu masalah atau persoalan. Definisi
konsepsional atau definisi konsep disebut juga kerangka konsepsional.Jadi
definisi konsepsional kreatifitas adalah sesuatu yang menggambarkan adanya
hubungan antara konsep yang khusus dengan konsep yang akan diteliti.
Konsepsional juga digunakan untuk mendefinisikan pengertian didalam penelitian,
agar tidak mengalami pembiasan dalam pengumpulan data hingga pada tahap
analisis penelitian.
konsepsional adalah suatu pemikiran umum yang
menggambarkan hubungan antara konsep konsep khusus yang akn menentukan variabel
variabel yang akan saling berhubungan.istilah konsepsional merupakan pengarah
atau pedoman yang lebih konkrit
B.
Definisi
operasional kreativitas
“Kemampuan yang
mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam
berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkayam
memperinci) suatu gagasan”.
(Munandar 2009).
Operasional adalah petunjuk atau cara kerja
bagi si peneliti dalam mengumpulkan semua data-data yang diperlukan selama
penelitian berlangsung selain itu operasional ini juga dapat menentukan suatu
masalah tersebut dapat di teliti atau tidak, kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk berpikir,mengembangkan serta
menciptakan konsep-konsep maupun gagasan baru. jadi operasional kreativitas
adalah kemampuan seseorang dalam mengembangkan konsep-konsep tersebut sehinggah
bisa di terapkan dalam melakukan suatu penelitian.
C.
Teori-teori
kreativitas
1. Teori psikoanalisis
a. Freud
Freud menjelaskan
proses kretif dari mekanisme pertahanan (defence mechanism). Freud percaya
bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif,
mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan
seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal
imajinasi.
Macam mekanisme pertahanan:
- Represi - regresi
- Konpensasi - Proyeksi
- Sublimasi - Pembentukan reaksi
- Rasionalisasi - Pemindahan
- Identifikasi
- Kompartementalisasi
b. Ernest krist
Ernest Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan
regresi seiring memunculkan tindakan kreatif. Orang yang kreatif
menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam
pikiran tidak sadar. Seorang yang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bisa “seperti anak” dalam
pemikirannya. Mereka dapat
mempertahankan “sikap bermain”
mengenai masala-masalah serius dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka mampu
malihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan
regresi demi bertahannya ego (Regression in The Survive of The Ego)
c. Carl Jung
Carl Jung
(1875-1967) percaya bahwa alam ketidaksadaran (ketidaksadaran kolektif)
memainkan peranan yang amat penting dalam pemunculan kreativitas tingkat
tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbil penemuan, teori, seni dan
karya-karya baru lainnya.
2. Teori humanistik
a. Abraham maslow
Abraham Maslow (1908-1970) berpendapat manusia mempunyai naluri-naluri
dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan.
Kebutuhan tersebut adalah:
1.
Kebutuhan fisik/biologis
2.
Kebutuhan akan rasa aman
3.
Kebutuhan akan rasa dimiliki (sense of belonging) dan
cinta
4.
Kebutuhan akan penghagaan dan harga diri
5.
Kebutuhan aktualisasi / perwujudan diri
Kebutuhan-kebutuhan tersebut mempunyai urutan hierarki. Keempat Kebutuhan
pertama disebut kebutuhan “deficiency”. Kedua Kebutuhan berikutnya (aktualisasi diri dan
estetik atau transendentasi) disebut kebutuhan “being”. Proses perwujudan
diri erat kaitannya dengan kreativitas. Bila bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan
dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki. Mereka mencapai “peak
experience” saat mendapat kilasan ilham (flash of insight)
b. Carl roger
Carl
Rogers (1902-1987) tiga kondisi internal dari pribadi yang kreatif, yaitu:
-
Keterbukaan terhadap pengalaman
-
Kemampuan untuk menilai situasi patokan pribadi seseorang (internal locus of
evaluation)
-
Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep. Apabila
seseorang
memiliki ketiga cirri ini maka kesehatan psikologis sangat baik.
Orang tersebut diatas akan
berfungsi sepenuhnya menghasilkan karya-karya kreatif,
dan hidup secara kreatif. Ketiga cirri atau
kondisi tersebut uga merupakan
dorongan dari dalam (internal press) untuk kreasi.
3. Teori Cziksentmihalyi
Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah :
- Predisposisi genetis
(genetic predispotition). Contoh seorang yang
system sensorisnya peka
terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis, peka
terhadap nada lebih mudah menjadi pemusik.
- Minat pada
usia dini pada ranah tertentu
- Minat menyebabkan seseorang terlibat secara
mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga
mencapai kemahiran dan keunggulan
kreativitas.
- Akses terhadap suatu
bidang . Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam
bidang yang
diminati sangat membantu pengembangan bakat.
- Access to a field Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi
dengan teman sejawat +
tokoh-tokoh penting dalam bidang yang digeluti,
memperoleh informasi yang terakhir,
mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan
pakar-pakar dalam bidang yang diminati sangat
penting untuk mendapatkan
pengakuan + penghargaan dari orang-orang penting.
- Orang-orang kreatif ditandai adanya kemampuan
mereka yang luar biasa untuk menyesuaikan diri
terhadap hampir setiap situasi
dan untuk melakukan apa yang perlu untuk mencapau tujuannya.
Sumber